Pameran, seminar dan workshop internasional dalam rangkaian acara Gebyar Teknik Industri 2010 telah berlangsung tanggal 19 dan 20 Mei 2010. Kegiatan yang untuk pertama kalinya diadakan oleh ISTMI ini mengambil tempat di gedung Kementerian Perindustrian, Jl. Gatot Subroto, Jakarta. Sebelumnya, telah dilaksanakan pula turnamen golf Industrial Engineering Golf Tournament (IEGT) tanggal 2 Mei 2010 di Emeralda Golf Club, Cimanggis, Bogor.
Gebyar Teknik Industri 2010 dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Perindustrian Bapak Alex Retraubun dengan sambutan dan pengguntingan pita. Wakil Menteri menyambut baik kegiatan ini dan berharap dapat diselenggarakan secara berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. Pembukaan ini dimeriahkan pula oleh Paduan Suara Mahasiswa UI yang membawakan 2 buah lagu, satu diantaranya Keroncong Kemayoran.
Tema besar Gebyar Teknik Industri tahun ini adalah “Cinta Produk dan Produksi Indonesia”. Tema ini dipilih untuk membangkitkan kembali rasa cinta terhadap produk-produk Indonesia sekaligus proses produksi yang sudah mengindonesia atau sudah diindonesianisasi.
Lagi, soal daya saing
Seminar pada hari pertama, 19 Mei (Rabu), memilih judul “Daya saing produk dan kemampuan produksi Indonesia”. Dua pembicara tampil dalam seminar ini yaitu Ir. Mathiyas Thaib, MEB PCME dan Prof. Dr. Ir. Dadan Umar Daihani, DEA. Kedua pembiara ini sudah tidak asing lagi di kalangan Teknik Industri. Bapak Mathiyas adalah seorang konsultan yang secara konsisten menggaungkan urgensinya Indonesia memiliki daya saing melalui perbaikan proses, sedangkan Bapak Dadan adalah guru besar di Universitas Trisakti, yang banyak menggeluti bidang produktivitas.
Kompetensi TI untuk kompetisi global
Kegiatan workshop internasional digelar di hari kedua, 20 Mei, berjudul lumayan panjang “Building Competitive Advantage in Developing Countries for Global Competitiveness Through Industrial Engineering Competence”. Para pembicara yang mengisi workshop ini adalah guru-guru besar yaitu Prof. Vaclav Snasel dari VSB-Technical University of Ostrava, Czeh Republic, Prof. Thong Ngee Goh dari National University of Singapore, Prof. I Nyoman Pujawan dari ITS Surabaya, dan DR. Ford Lumban Gaol dari Universitas Bina Nusantara. Sesi diskusi cukup ramai karena dari peserta workshop banyak mengajukan pertanyaan. Workshop diawali dengan presentasi Kemenperin yang disampaikan oleh Bapak I Made Dana Tangkas, Ketua Umum BP-ISTMI.
Pameran
Menarik untuk dikunjungi, digali informasinya, dan dibeli barangnya adalah dari puluhan stand pameran yang meramaikan Gebyar Teknik Industri 2010 ini. Pameran berjalan terus selama 2 hari berturut-turut, menampilkan berbagai produk dari yang ringan sampai yang berat. Toyota dan Astra Otoparts yang bertindak selaku sponsor utama, membawa serta contoh riil hasil produksinya dan hasil produksi mitra binaannya. Komponen mobil, motor, dan assembly chassis Kijang Innova, untuk menyebut diantaranya. Produk pakaian dan bahan batik, meter air, genteng, makanan ringan, dan alat-alat rumah sakit, dipajang sekaligus ada yang dijual langsung di tempat.
Malam penutupan yang meriah
Kamis, 20 Mei malam merupakan puncak acara dan penutupan. Malam itu dihadiri oleh Bapak Agus Tjahajana, Sekjen Kemenperin dan Bapak Putu Suryawirawan, Direktur Industri Logam. Kelompok tari remaja yang ikut menyemarakkan suasana menyajikan beberapa tarian dan tari Saman dari Aceh mendapat applause paling meriah dari penonton.
Band Profesor dari UI tidak kalah menariknya, membawakan lagu-lagu yang semuanya dikenal oleh penonton sehingga bisa ikut bernyanyi. Prof. Sarlito Wirawan Sarwono pada saxophone, Prof. Paulus Wirotomo pada drum, Prof. Nitibaskara pada banyo, dan beberapa lainnya.
Panitia juga memberikan penghargaan kepada 2 peserta pameran yang memenuhi kriteria pemilihan. Dan menjadi tradisi bagi ISTMI yang sudah lama tidak dijalankan yaitu pemberian “Matthias Aroef Award” bagi karya tulis mahasiswa terbaik, yang kali ini diraih oleh Aulya Nuraini, mahasiswa UI angkatan 2008.
Seluruh penghargaan diberikan oleh Bapak Agus Tjahajana, sekaligus memberikan sambutan dan secara resmi menutup kegiatan Gebyar Teknik Industri 2010 ini. Bapak Sekjen mengharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tahun depan atau 2 tahun lagi dan tidak harus selalu di Jakarta.
Kegiatan besar Gebyar Teknik Industri 2010 dapat terwujud atas kerjasama ISTMI, BKSTI, didukung oleh para mahasiswa yang tergabung dalam IMTI (Ikatan Mahasiswa TI) UI dan IMTI Jakarta Raya. Tidak kalah pentingnya para sponsor dari Toyota, Astra Otoparts, dan doorprize dari Alfa Link, serta para peserta yang datang dari Unhas, ITB, UI, Gunadarma, Anggota ISTMI, dll.(wp)











