ISTMI 25 tahun

Berita Kegiatan

Kue HUT ke-25 ISTMI. (Foto: Sritomo W)

Tangggal 22 Nov 2011 ISTMI genap berusia 25 tahun. Syukuran peringatan HUT ISTMI ke-25 telah terlaksana pada hari Sabtu sore, 10 Des 2011 di Restoran Mawar, kompleks Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan. Dihadiri oleh sekitar 25 anggota, acara diawali dengan Sambutan Ketua Umum BP-ISTMI I Made Dana M Tangkas, tiup lilin dan pemotongan kue ulang tahun bertuliskan “Happy Birthday ISTMI”.

“25 tahun perjalanan ISTMI dimulai Ketua Umum pertama Pak Kuntoro, Pak Naya, Pak Adirizal, Pak Erlangga, Pak Bakti, Pak Sunoto, Pak Mathiyas, sampai dengan periode saya, ISTMI telah mengalami suka-duka. Penuh dengan perjuangan, dan perjuangan tetap jalan terus sampai sekarang,” demikian antara lain sambutan Bpk. Made Dana. Ia juga mengajak agar lewat ISTMI, profesi Teknik Industri dapat terus ditingkatkan perannya di tengah masyarakat.

Tiup lilin dilakukan oleh Pak Erlangga Ibrahim (Ketum 1995-1998), Pak Made, dan Ibu Yuyun (Bendahara). Dilanjutkan dengan pemotongan kue yang dibagikan kepada semua yang sudah hadir pada saat itu.

Globalisasi, Industrialisasi, dan Daya Saing

Pak Sritomo Wignjosoebroto. (Foto: Lina Gozali)

Pak Sritomo ‘Momo’ Wignjosoebroto, staf pengajar ITS yang sengaja datang dari Surabaya, tampil mengisi peringatan HUT ISTMI dengan presentasinya bertema Globalisasi, Industrialisasi, dan Daya Saing. Diawali dengan pemutaran video kejadian sekitar 1998, yang menggambarkan kondisi di Indonesia saat itu di mana industri hidup berdampingan dengan kehidupan rakyat sekitarnya yang masih sangat sederhana. Cukup banyak slide yang ditayangkan di layar lebar. Inti dari apa yang ingin disampaikan Pak Momo adalah sebagai Industrial Engineer, peluangnya untuk berperan masih sangat terbuka lebar pada masa globalisasi dan industrialisasi ini. Presentasinya juga meninggalkan pertanyaan siapa yang mendorong globaliasi?

Pak Mathiyas Thaib, Ketua Umum periode 2005-2008, dalam acara diskusi menyampaikan bahwa globalisasi tidak perlu dicari siapa yang mendorong. Globalisasi ada di depan mata kita, tidak ada yang dapat mencegah. Dan engineer TI pasti bisa berperan dalam iklim global yang deras ini. Ilmu TI pun sudah jelas, kalau tidak jelas, tidak mungkin perguruan tinggi yang membuka jurusan TI bertambah terus hingga sekarang sudah 220 universtias, begitu kata Pak Mathiyas.

Bu Tiena dari BKTI ikut menambahkan bahwa saat ini salah satu yang perlu diperjuangkan adalah sertifikasi. BKSTI sebagai penghasil man power, ISTMI kumpulan para praktisi, dan BKTI mengambil peran di bidang sertifikasi. Bidang TI harus segera mempunyai sertifikasi keahlian agar diakui secara global. Sekalian memberitahukan bahwa BKTI-PII akan mengadakan konvensi pertama pada bulan Mei 2012 dan sekarang sedang proses persiapan yang intensif.

Agung Hartanto, Made Dana, Yuyun. (Foto: Lina Gozali)

Selesai shalat Maghrib dilanjutkan dengan dengan makan malam bersama. Di tengah acara datang juga Pak Adirizal, Ketua Umum periode 1992-1995, Pengurus IPOMS dan beberapa anggota lainnya. Pak Made Dana juga menjelaskan tentang rencana Musyawarah Anggota ISTMI yang seyogyanya dilaksanakan bulan November 2011 meminta toleransi diundur ke bulan Maret 2012, bersamaan dengan akan diadakannya Gebyar Teknik Industri II. Tanggal yang dipilih sementara ini 8-10 Maret 2012, lokasi di Jakarta. (wp)

No Comments

Certified Industrial Engineering Professional /CIEP Ukrida-ISTMI

Berita Kegiatan

Acara ini sebagai lanjutan dari acara sosialisasi program sertifikasi Teknik Industri pada bulan Maret lalu. Pada hari Sabtu 18 Juni 2011, telah diadakan acara penandatanganan MoU antara Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UKRIDA(FTIK) dengan lembaga sertifikasi kompetensi ISTMI.

Dari pihak ISTMI ditandatangani oleh Ir.Made Dana Tangkas.MT (Ketua ISTMI) dan dari UKRIDA Prof Dr.Kris Herawan Timotius (Dekan FTIK UKRIDA).Maksud penyelenggaraan program ini adalah untuk merespon kebutuhan lulusan untuk menjalankan profesinya dalam era globalisasi, dan juga sebagai pengakuan bahwa lulusan Teknik Industri UKRIDA memiliki suatu kompetensi yang sesuai dalam bidangnya. Program sertifikasi ini dapat diikuti oleh para mahasiswa Teknik Industri mulai angkatan 2008, 2009, dst, baik sebelum atau sesudah menyelesaikan laporan Tugas Akhir (skripsi) dengan memenuhi beberapa persyaratan administrasi. Sehingga para lulusan Teknik Industri Ukrida memperoleh ijasah dan sertifikat CIEP tersebut. (Sumber: www.ukrida.ac.id)

No Comments

Foto2 Pertemuan Bulanan di Univ. Bakrie

Berita Kegiatan

Foto-foto pertemuan bulanan ISTMI hari Sabtu, 30 April 2011 di Universitas Bakrie dapat dilihat Gallery – Foto2 Pertemuan Bulanan April 2011 atau langsung diklik di sini.

No Comments

Undangan pertemuan bulanan April 2011

Kalender Kegiatan

BP-ISTMI mengundang Bapak / Ibu untuk hadir dalam pertemuan bulanan anggota yang akan diselenggarakan pada:

Hari / tanggal: Sabtu, 30 April 2011
Pukul              : 08:00 – 13:30
Tempat           : Universitas Bakrie
Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Suite GF-22 Jl. HR Rasuna Said Kav C-22, Kuningan, Jakarta Selatan 12920.

Adapaun sasaran pokok pertemuan kali ini adalah:  Silaturahim anggota / komunitas ISTMI dan tindak lanjut diskusi pemikiran2 TI yg selama ini sudah muncul di milis ISTMI.

Karena keterbatasannya tempat dan untuk pengaturan kelancaran acara, mohon Bapak / Ibu dapat mengkonfirmasikan kehadirannya terlebih dahulu. Sangat diharapkan konfirmasi kehadiran paling lambat pada hari Senin 25 April 2011 melalu milis ISTMI <istmi-ml@yahoogroups.com>.

Terima kasih dan salam ISTMI.
Sekretariat ISTMI

No Comments

Foto2 IPOMS Executive Gathering 2011

Berita Kegiatan

Foto-foto IPOMS Executive Gathering yang diselenggarakan tanggal 11 April 2011 di Banda Room Hotel Borobudur Jakarta dapat dilihat pada menu Gallery – Foto2 IPOMS Executive Gathering 2011 atau langsung klik di sini.

No Comments

Seminar Pengembangan Wawasan Industri

Kalender Kegiatan

Sustainable and Innovative SME in Global Competition

Saat ini kita lebih sering mendengar tentang globalisasi dan isu-isu ekonomi terkait dengan perdagangan bebas.  Di antara kemajuan-kemajuan teknologi, menurunnya biaya komunikasi dan transportasi, dan inovasi luas yang begitu pesat, batas-batas negara tak lagi menjadi hambatan. Tahun 2010 kesepakatan perdagangan bebas antar negara ASEAN dan Cina (China-ASEAN Free Trade Area- CAFTA) mulai berlaku. Muncul kecemasan hilangnya lapangan pekerjaan dan terampasnya pasar. Pemerintah sendiri melihat CAFTA secara positif, yang mana dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk Indonesia dalam perdagangan internasional.

Seminar Pengembangan Wawasan Industri (SPWI) 2011 yang bertemakan “Sustainable and Innovative SME in Global Competition” akan diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Teknik Industri Universitas Indonesia, bekerja sama dengan ISTMI dan BKSTI, hadir sebagai wujud kontribusi keilmuan Teknik Industri yang akan memberikan wawasan kepada para peserta dan solusi mengenai isu terkait di atas.  SPWI 2011 dapat membantu memberkan pemahaman tentang iklim usaha yang faktual, strategi pengembangan SDM dan management inovasi yang dapat meningkatkan daya saing.  Dengan pemahaman ini,  diharapkan akan muncul inspirasi dan motivasi untuk terus memajukan perindustrian Indonesia menghadapi produk-produk luar negeri.

SPWI 2011 akan dilaksanakan pada:

Hari / Tanggal          : Sabtu / 26 Februari 2011

Pukul                       : 09.00 – 16.30 WIB

Tempat                    : Hotel Sari Pan Pacific,  Jakarta

Investasi                  : Rp. 125.000,- (incl. material kit, sertificate, snack and lunch)

Informasi detail seminar dapat dilihat dengan mengklik gambar poster seminar di atas.

No Comments

Foto2 Gathering ISTMI-BKSTI-BKTI

Berita Kegiatan

Foto-foto gathering ISTMI-BKSTI-BKTI PII yang diadakan tanggal 8 Januari 2011 di Univ. Trisakti dapat dilihat pada menu Gallery – Foto2 Gathering ISTMI-BKSTI-BKTI 2011 atau bisa diklik langsung di sini.

No Comments

Peluncuran buku “Building The Best Indonesian Business Way”

Berita Kegiatan
Made Dana (kiri) dan Ary Ginanjar

Made Dana (kiri) dan Ary Ginanjar

I Made Dana MT bersama Ary Ginanjar Agustian meluncurkan buku berjudul “Building The Best Indonesian Business Way” pada hari Minggu, 12 Desember 2010 di Menara 165, Jakarta Selatan. Peluncuran dilaksanakan pagi hari, dihadiri oleh Pengurus dan anggota ISTMI, Pengurus dan anggota BKSTI, para alumni ESQ, dan relasi dari kedua penulis. Made saat ini menjabat Ketua Umum BP-ISTMI dan di buku disebut sebagai Profesional Bisnis dan Praktisi Industri. Sedangkan Ary Ginanjar adalah Pendiri dan CEO ESQ Leadership Center. Pengalamannya puluhan tahun bekerja di industri otomotif terbesar di Indonesia yaitu Toyota telah menggerakkan hatinya untuk memberikan sumbangsih bagi negeri tercinta Indonesia.

Buku ini, menurut Made, merupakan sari dari keunggulan “World Class Business Way” dan “ESQ Way” untuk menuju Indonesia Emas di tahun 2020. Ide penulisan ini muncul sejak lama dan terpicu kembali setelah Made bertemu dengan Ary Ginanjar tahun 2001. Tulisan yang pernah dibuatnya tahun 1994 saat magang selama 1 tahun di pabrik Toyota, Jepang, dikumpulkannya dan ditulis ulang, digabungkan dengan konsep ESQ yang diperolehnya lewat pelatihan. Penulis yang lulusan Teknik Industri ITB (angkatan 1984) ini ingin sekali membuat Indonesia Way seperti halnya Toyota membuat Toyota Way, Apply membuat Apple Way dst. Tahun 2008 menjelang Musyawarah Anggota ISTMI, buku sudah hampir rampung dan waktu itu direncanakan akan diluncurkan bersamaan dengan Musang ISTMI akhir 2008, namun baru terealisasi 2 tahun kemudian.

Sebagian peserta yang hadir.

Sebagian peserta yang hadir.

Orang Indonesia biasanya tidak berani langsung menyebut yang ia miliki sebagai ‘the best’ atau terbaik. Umumnya hanya sampai menyebut lebih baik, bahkan falsafah Teknik Industri pun menyebut ‘tidak ada yang terbaik, melainkan selalu ada yang lebih baik’, sehingga terjadi perbaikan yang terus-menerus. Namun demikian, penggunaan kata ‘the best’ dalam judul buku dimaksudkan untuk menjadi pemikiran tahap awal menyongsong Indonesia Emas di tahun 2020.

Pertanyaan yang muncul adalah mengapa di seluruh dunia ada perusahaan atau bisnis yang gagal dan ada pula yang sukses, bahkan ada yang bisa mencapa usia lebih dari 100 tahun? Apakah bisnis di Indonesia sudah dapat dikatakan sukses, belum sukses, atau sedang2 saja? Yang jelas, ketika orang mendirikan bisnis, pasti inginnya berhasil.

Made juga mengusulkan ACA yang mudah diingat karena terdengar seperti bahasa India. A itu dari Awareness. Kesadaran kita mau menjadi apa pada 5, 10, atau 20 tahun ke depan? Seperti yang sudah dilakukan Thailand dengan penyiapan dan pewujudan infrastruktur sehingga sekarang jauh lebih maju. Apakah kita mau menjadikan setiap individu orang Indonesia itu ibarat lampu yang pijarnya hanya 5 Watt, 50 Watt, atau 100 Watt. Kita bersyukur sekarang  di Indonesia ada ESQ yang dibuat oleh Ary Ginanjar untuk membina SDM kita.

C dari Competency. Kalau hati sudah terang, kompetensi tinggal diisikan ke dalamnya, apakah mau menjadi ahli pertanian, bank, pabrik, dll. A yang terakhir singkatan dari Atmosphere. Merupakan lingkungan kerja yang harus diciptakan supaya nyaman, aman, memenuhi standar.

Uraian dalam buku ini menekankan kembali pentingnya siklus PDCA (Plan-Do-Check-Action). Kenyataannya di Indonesia orang sudah baru pandai membuat Plan, paling jauh sampai Do. Namun masih sering tidak dilakukan Check dengan mengevaluasi apa2 yang sudah dilakukan dan Action, melakukan tindakan2 koreksi atas hasil evaluasi tadi. Itu yang membedakan dengan bisnis/industri maju. Siklus PDCA tersebut ditambahkan dengan aspek spiritualitas dari ESQ.

The best Indonesian business way diusulkan dengan menggunakan PDCA lalu dilengkapi dengan ESQ yaitu Soul (SQ),  Mind (EQ), dan Body (IQ).

Hardcover, berwarna, 295 halaman, 14 x 21 cm.

Hardcover, berwarna, 295 halaman, 14 x 21 cm.

Konsep yang ditawarkan dalam buku ini tidak hanya untuk perusahaan, melainkan untuk setiap organisasi, termasuk organisasi pemerintah. Karena ini merupakan usulan, tentu masih terdapat kekurangan dan penulis siap menerima kritik dan saran. Buku ini dibuat hardcover, halaman dalam berwarna, tebal 295 halaman, dilengkapi dengan tabel dan gambar2 ilustrasi. Ukuran buku 14 x 21 cm.

Dalam kata pembukanya sebelum paparan Made, Ary Ginanjar yang juga adalah Pendiri dan CEO ESQ Leadership Center merasa sangat senang karena setelah 10 tahun ESQ Leadership Center berdiri, akhirnya mampu memadukan konsep spiritualitas dan agama dengan konsep bisnis atau kegiatan ekonomi yang sangat logik. Memang baru belakangan disadari bahwa kekuatan spritualitas bisa mendorong gerak manusia, sebagai sistem pengendali, nilai2 yang membuat para eksekutif mempunyai kendali dalam segenap langkahnya.

Runtuhnya perusahaan besar di AS seperti Omron dan Worldcom adalah contoh dari praktek bisnis yang hanya menyandarkan kepada konsep bisnis yang terlalu logik. Bahkan yang mencetuskan GCG (good corporate governance) yaitu Arthur Anderson pun akhirnya malah yang melakukan pembohongan. GCG saja ternyata tidak cukup.

Buku ini adalah konsep yang sangat ditunggu karena aplikatif tapi tanpa kehilangan kendali karena ada kekuatan spritualitas di dalamnya. Dasar negara Indonesia yaitu Pancasila kalau diperas bisa jadi hanya satu yaitu Ketuhanan YME. Di Jepang meski mayoritas tidak mengakui agama karena pengaruh barat oleh AS setelah PD II, tetapi nilai spiritualitasnya selalu ada dalam konsep bisnisnya. “Mudah-mudahan buku ini bisa menginspirasi yang lainnya. Penggabungan Pak Made yang sangat logik dengan saya yang imajiner, kiranya menjadi konsep yang pas untuk dijalankan di Indonesia,” begitu ujar Ary Ginanjar di ujung sambutannya. Dia pun mengatakan semua yang hadir maupun rekan2 lainnya yang tidak hadir wajib membeli dan memahami buku tersebut.

Prof. Yuri, Ir. Bakti Luddin, Ir. Teguh Slamet

Prof. Yuri, Ir. Bakti Luddin, Ir. Teguh Slamet

Prof. T. Yuri M. Zagloel, guru besar UI dan Ketua BKSTI dalam sambutan setelah paparan penulis, mengucapkan selamat dan salut kepada Made Dana, serta berminat ikut pelatihan ESQ meski belum sempat. Bangsa Indonesia, katanya, sebetulnya sangat kuat spiritualnya, sehingga seharusnya bisa menggabungkan kekuatan itu dalam praktek bisnisnya. Terlebih bidang Teknik Industri yang selalu bicara integrasi, mestinya tidak sulit untuk memadukan kedua hal itu.

Yuri yakin bahwa buku ini akan diterima masyarakat dan akan segera meluas. Masyarakat Indonesia itu budayanya masih berjalan, belum jadi. Proses itu baru dimulai sejak Indonesia merdeka tahun 1945 atau 65 tahun yang lalu. Bagaimanapun kita senang karena sudah banyak yang membuat konsep manajemen berkarakter Indonesia, proses bisnis bergaya Indonesia. Unsur keindonesiaan itu diyakini lebih mampu memecahkan masalah2 Indonesia.

Sesi terakhir acara peluncuran buku diisi dengan tanya jawab dan diskusi dengan peserta yang hadir dan terakhir ditutup dengan makan siang bersama.(wp)

Foto-foto lainnya.

No Comments

Undangan Launching Buku dan Seminar

Kalender Kegiatan

Undangan ini ditujukan kepada: Anggota ISTMI dan BKSTI, Para Dosen dan Praktisi Industri.

Sehubungan dengan penerbitan perdana buku ”Building the Best Indonesian Business Way” akan diselenggarakan launching buku berupa acara seminar dengan nara sumber langsung dari Penulis Buku.

Tema Seminar:
”Melalui The World Best Business Way & ESQ Way menuju Indonesia Emas 2020”.

I Made Dana MT

I Made Dana MT

Nara Sumber:

1.  Bapak Made Dana Tangkas (Profesional Bisnis dan Praktisi Industri)
2.  Bapak Ary Ginanjar Agustian (Pendiri dan CEO ESQ Leadership Center)

Berkenaan dengan hal tersebut, dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk dapat hadir pada acara tersebut:

Hari/tanggal: Minggu, 12 Desember 2010
Waktu          : 09.30 – 12.00
Tempat        : Menara 165 ESQ. Jl. TB. Simatupang , Jakarta Selatan.

Mengingat keterbatasan tempat yang ada, mohon kesediaannya untuk melakukan konfirmasi kehadiran secepatnya (Via Telp, Fax, atau Email ke alamat Contact Person).

Demikian atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu kami sampaikan banyak terima kasih.

Hormat kami,
Panitia Penyelenggara (ISTMI dan BKSTI)
email: istmi@pacific.net.id, website: www.istmi.or.id; www.bksti.org

Kontak Person:
Iphov Kumala (0813 1814 8580, iphov.kumala@esaunggul.ac.id), Rahmi Maulidya (0812
9530 903, rmauli@yahoo.com)

No Comments

Supply Chain & Logistics Conference

Kalender Kegiatan

Asosiasi Logistik Indonesia akan mengadakan “The 4th Indonesia Supply Chain & Logistics Conference” pada hari Selasa & Rabu, 23 & 24 November 2010 di Gran Melia Hotel, Jakarta Selatan. Informasi lengkap dapat dilihat dengan meng-klik Supply Chain & Logistics Conference.

Bagi yang berminat dapat mendaftarkan diri dengan mengisi Formulir Registrasi.

No Comments
« Older Posts